Memory Integrity adalah bagian dari Windows Core Isolation dan membantu melindungi sistemmu dari serangan. Fitur ini bergantung pada virtualisasi perangkat keras untuk membuat lingkungan yang aman. Mulai dari Langkah 1, lalu gunakan apa yang kamu temukan untuk melanjutkan pemecahan masalah.

Langkah 1: Periksa apakah Memory Integrity Aktif

Periksa apakah HVCI/VBS sudah berjalan di sistemmu.

  1. Tekan Windows Key + R untuk membuka jendela Run.
  2. Ketik msinfo32, lalu tekan Enter.
  3. Gulir ke bagian bawah System Summary, lalu cari Virtualization-based security.
Jika VBS Aktif: Semuanya sudah siap!


Jika kamu masih terus dikeluarkan, cek panduan VAN: RESTRICTION. 

Jika status VBS Enabled, tapi tidak berjalan:


VBS sudah dikonfigurasi, tapi belum aktif. Ini biasanya berarti virtualisasi belum diaktifkan di BIOS-mu. Langsung ke Langkah 3 untuk mengaktifkannya. 

Jika status VBS Not Enabled:


VBS belum diaktifkan. Lanjut ke Langkah 2 untuk mengaktifkan Memory Integrity lewat Windows, lalu cek apakah kamu juga perlu melakukan Langkah 3 untuk perubahan BIOS. 

 

Langkah 2: Aktifkan HVCI/VBS Memory Integrity (Core Isolation) di Windows

Kamu bisa mengaktifkan Memory Integrity dengan langkah-langkah di bawah ini setelah BIOS Virtualization aktif.

  1. Klik menu Start Windows, lalu ⚙️Pengaturan.
  2. Buka Update & Security > Windows Security > Device Security.
  3. Di bagian Core isolation, temukan Memory Integrity.
  4. Ubah ke on.
  5. Mulai ulang komputer saat diminta.

Note: Jika tombolnya berwarna abu-abu atau kamu melihat kesalahan karena driver tidak kompatibel, lihat bagian pemecahan masalah di bawah.

Langkah 3: Aktifkan Virtualisasi di BIOS

Jika kamu tidak dapat menemukan pengaturan yang dimaksud, BIOS kamu mungkin sudah usang atau produsen perangkatmu mungkin menggunakan penamaan yang berbeda: Perbarui Firmware BIOS (AMD/Intel). Perlu diingat, beberapa sistem mungkin tidak menampilkan pengaturan ini sama sekali, tergantung perangkat keras dan versi BIOS yang tersedia.

PENTING: Tentang mengedit pengaturan BIOS

Jika kamu tidak terbiasa mengutak-atik BIOS, minta bantuan seorang profesional. Salah mengonfigurasi pengaturan BIOS bisa menyebabkan masalah pada komputermu, termasuk gagal booting.

BIOS sangat bervariasi, tergantung merek dan jenis komputer atau motherboard yang digunakan, jadi kami sarankan kamu menghubungi sumber daya dukungann produsen komputer atau motherboard-mu untuk meminta bantuan.

VBS mengharuskan virtualisasi perangkat keras diaktifkan di BIOS-mu. Jika Memory Integrity tidak bisa diaktifkan, atau VBS menunjukkan "enabled but not running," fitur ini kemungkinan besar belum diaktifkan di BIOS. 

Sebelum memulai, kamu perlu mengakses pengaturan BIOS/UEFI di komputermu.

Windows 11

 

  1. Buka Settings
  2. Buka System > Recovery
  3. Di bagian Advanced startup, pilih Restart now
  4. Setelah PC dimulai ulang, pilih Troubleshoot > Advanced options > UEFI Firmware Settings
Windows 10

 

  1. Buka Settings
  2. Buka Update & Security > Recovery
  3. Di bagian Advanced startup, pilih Restart now
  4. Setelah PC dimulai ulang, pilih Troubleshoot > Advanced options > UEFI Firmware Settings


Atau, kamu bisa memulai ulang PC dan menekan Del, F2, atau F10 sebelum Windows dimuat. (Bervariasi tergantung komputer) 

Setelah kamu masuk ke BIOS, cari pengaturan CPU atau virtualisasimu. Tata letak BIOS sangat bervariasi tergantung produsen motherboard atau PC; jika kamu tidak menemukan pengaturan yang tercantum di bawah, kunjungi situs web dukungan produsen perangkatmu dan cari panduan mereka dengan kata kunci “How to enable Virtualization.”

Intel Systems

 

  1. Buka Advanced > CPU Configuration (atau Security di beberapa sistem)
  2. Atur Intel Virtualization Technology (VT-x) ke Enabled
  3. Atur Execute Disable Bit (XD) ke Enabled
  4. Simpan perubahanmu dan keluar dari BIOS (biasanya dengan F10)
AMD Systems

 

  1. Buka Advanced > CPU Configuration, OC, atau AMD CBS
  2. Atur SVM Mode (Secure Virtual Machine) ke Enabled
  3. Atur NX Mode ke Enabled
  4. Simpan perubahanmu dan keluar dari BIOS (biasanya dengan F10)
Panduan virtualisasi spesifik lainnya yang dicantumkan berdasarkan produsen

 

 

Langkah 4: Konfirmasi Semua OK

Setelah masuk lagi ke Windows, cek lagi untuk melihat apakah sudah berhasil:

  1. Tekan Windows Key + R, ketik msinfo32, tekan Enter.
  2. Gulir ke bawah ke System Summary.
  3. Konfirmasi status Virtualization-based security adalah Running.
  4. Konfirmasi Layanan keamanan berbasis Virtualisasi yang berjalan mencakup Hypervisor enforced Code Integrity.

Pemeriksaan cepat: Kamu juga bisa memastikan virtualisasi aktif dengan membuka Task Manager > tab Performance > CPU. Di kanan bawah, kamu seharusnya melihat Virtualization: Enabled. Kalau tertulis "Disabled," kembali ke Langkah 3.

Jika bagian 3 dan 4 sudah benar, semuanya selesai. Persaingan menanti!

Pemecahan Masalah HVCI/VBS Tambahan

Kalau kamu mengalami masalah saat mengikuti langkah-langkah di atas, cek bantuan tambahan di bawah ini.

Halaman Core Isolation menampilkan “Page not available” atau tidak bisa dibuka?


Beberapa konfigurasi Windows menyembunyikan halaman Core Isolation. Metode-metode ini mungkin bisa menyelesaikan masalahmu:

  • Perbarui Windows (masalah mungkin disebabkan build yang usang): Tekan Windows Key + R, lalu ketik winver untuk memeriksa. Perbarui Windows jika perlu.
  • Coba jalur langsung: Settings > Privacy & Security > Windows Security > Device Security > Core isolation details.
  • Gunakan metode registry sebagai alternatif: Lihat dropdown "Alternatif: Aktifkan lewat Command Prompt" di Langkah 2.
Tombol Memory Integrity berwarna abu-abu atau menampilkan driver yang tidak kompatibel?


Driver kernel-mode yang tidak kompatibel sedang memblokir Memory Integrity, membuatnya tidak aktif. Windows biasanya akan memberi tahu driver yang menjadi masalahnya.

  1. Klik Review incompatible drivers di halaman Core isolation (jika muncul).
  2. Catat nama driver dan penerbit.
  3. Periksa apakah ada versi terbaru dari produsen—sering kali anti-cheat lama, perangkat lunak RGB, atau driver perangkat keras usang yang menyebabkan masalahnya.
  4. Jika driver berasal dari perangkat lunak yang sudah tidak kamu gunakan, uninstal saja.
  5. Mulai ulang dan coba aktifkan kembali Memory Integrity.

Kamu juga bisa memindai driver bermasalah dengan Command Prompt yang dijalankan sebagai administrator:

  • dism /online /get-drivers /format:table
VBS berstatus "enabled but not running" setelah perubahan BIOS?


Beberapa hal bisa menyebabkan ini:

  • Virtualisasi belum benar-benar diaktifkan: Cek lagi BIOS-mu. Nama pengaturannya bisa berbeda-beda. Periksa lagi dropdown Intel/AMD di Langkah 3.
  • Hyper-V belum diinstal: VBS membutuhkan Windows Hypervisor. Buka Turn Windows features on or off dan pastikan Hyper-V (atau minimal Windows Hypervisor Platform) dicentang.
  • Driver tidak kompatibel: Driver yang memblokir HVCI bisa mencegah VBS berjalan sama sekali. Lihat halaman Core Isolation di Windows Security untuk peringatan driver.
Mengalami blue screen setelah mengaktifkan Memory Integrity?


Driver yang tidak kompatibel dengan HVCI bisa menyebabkan blue screen (BSOD) saat booting. Untuk mengatasinya: 

  1. Lakukan booting ke Windows Recovery Environment (seharusnya muncul otomatis setelah boot gagal, atau gunakan USB recovery drive).
  2. Buka Troubleshoot > Advanced options > Command Prompt.
  3. Jalankan: reg add "HKLM\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\DeviceGuard\Scenarios\HypervisorEnforcedCodeIntegrity" /v "Enabled" /t REG_DWORD /d 0 /f
  4. Mulai ulang PC kamu — Memory Integrity akan dinonaktifkan agar Windows bisa booting.
  5. Setelah masuk ke Windows, perbarui atau hapus driver yang tidak kompatibel, lalu aktifkan kembali Memory Integrity.
CPU-ku tidak mendukung virtualization.


VBS memerlukan CPU dengan dukungan virtualisasi perangkat keras. Sebagian besar CPU dari 2015 ke atas sudah mendukung fitur ini. Jika CPU-mu memang tidak mendukung VT-x (Intel) atau SVM (AMD), perangkat kerasmu tidak kompatibel dengan persyaratan Vanguard.

Kamu bisa memeriksa kemampuan CPU-mu dengan memeriksa modelnya di situs web resmi produsen:

  • Intel ARK — telusuri CPU-mu online dan cari “Intel Virtualization Technology (VT-x)”
  • Spesifikasi Produk AMD — cari "Virtualization" di bagian fitur CPU